Proses pembelajaran pada program studi sarjana manajemen meliputi beberapa tahapan belajar dengan kompetensi khusus yang dibangun di tiap tahap. Tahap pertama diarahkan untuk memperluas spektrum cara berpikir mahasiswa dari yang sangat sains hingga mereka siap untuk kerja dalam sebuah tim serta berjuang dengan ulet menghadapi tantangan berat. Tahap kedua, mahasiswa belajar membuat rencana bisnis dan menghadapi risikonya. Pada tahap ketiga, mahasiswa memperdalam bidang bisnis dan manajemen.

Perkenalkan, sebuah komunitas dunia yang beragam! Anda dituntut agar berpikiran terbuka dan mampu menghargai perbedaan, dimulai dari lingkungan sendiri sebelum memasuki lingkungan yang lebih luas. Penekanan utama dari kurikulum tahun pertama ini adalah keahlian dasar dalam kerjasama tim, penjabaran ide, dan kapasitas dalam melihat dunia dari sudut pandang kultur yang berbeda. Berikut adalah apa yang akan anda lakukan sebagai mahasiswa tahun pertama:

 

Pengenalan Terhadap Program Studi Sarjana Manajemen

Sebelum perkuliahan dimulai, Anda diwajibkan menghadiri sesi khusus yang membahas mengenai standar dan etika yang diterapkan, pengenalan terhadap kurikulum, dan metoda pengajaran yang diterapkan. Oleh karena metoda yang diterapkan adalah hal baru bagi kebanyakan mahasiswa, hal tersebut akan dijelaskan secara terperinci. Lebih dari itu, para mahasiswa akan mendapatkan penjelasan mengenai metoda belajar yang diterapkan di SBM ITB yang akan membantu mereka mencapai potensi akademik maksimal mereka.

 

Program Orientasi

Anda akan dikumpulkan di sebuah area khusus selama tiga hari di mana Anda akan dilatih oleh para psikolog yang berpengalaman untuk mampu melihat diri Anda sebagai seorang individu yang berpotensi. Dalam program tiga hari ini, Anda juga akan diberikan kesempatan untuk saling mengenal satu sama lain. Setelah program ini berakhir, perkuliahan langsung dimulai tanpa ada kegiatan lain oleh mahasiswa maupun sekolah. Pasti menyenangkan!

 

Kunjungan Lapangan

Para mahasiswa akan mengunjungi sebuah area untuk melakukan survey selama tiga hari. Tema sangat bervariasi mulai dari kehidupan di desa hingga permasalahan ekologi. Para mahasiswa yang dituntut untuk bekerjasama dalam sebuah kelompok, akan mengamati kehidupan penduduk lokal dan permasalahan sehari-hari yang mereka hadapi. Setiap kelompok harus menyusun sebuah laporan yang merinci hasil observasi mereka dan mengajukan rekomendasi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi penduduk desa tersebut. Dengan cara ini, para mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi tahapan metoda riset di awal program sarjana mereka. Mereka juga akan belajar betapa pentingnya komunikasi yang efektif dan kerjasama dalam tim.

 

Olahraga: Tubuh yang sehat = Pikiran yang sehat!

Olahraga merupakan salah satu mata kuliah utama dalam kurikulum. Sekolah ini percaya bahwa para mahasiswa harus berolah raga secara rutin untuk menjaga kebugaran tubuh mereka. Hal ini untuk memastikan bahwa pikiran mereka tetap sehat sehingga mampu menyerap materi pelajaran yang diberikan.

 

Komunikasi

Para mahasiswa diberikan pelatihan dalam bidang komunikasi dalam segala macam aspek kehidupan. Mereka dimotivasi untuk berdiskusi dan berdebat dalam tim agar mampu menemukan solusi dari proyek yang sedang mereka kerjakan. Materi visual adalah sebuah media yang sangat baik dalam merepresentasikan ide. Para mahasiswa akan dilibatkan dalam pembuatan video-clip, poster, dan media iklan lainnya. Proposal dan laporan proyek juga merupakan hal penting dalam perkuliahan ini.

 

Keahlian Dalam Pertunjukan: Demam panggung? Tidak, terimakasih!

Kemampuan untuk mengekspresikan diri merupakan aspek penting dalam keahlian pribadi yang nantinya akan sangat dibutuhkan dalam kerja sama tim. Menghadapi orang banyak, baik di sebuah teater maupun di sebuah ruang rapat, membutuhkan kepercayaan diri tinggi. Oleh karena itu, SBM ITB memperkenalkan konsep ini melalui teater: tari dan musik. Artikulasi yang jelas dan kemampuan memproyeksikan ide merupakan nilai tambah bagi para mahasiswa ketika nanti mereka berada di lingkungan kerja sesungguhnya.

 

Menulis dan Membaca Dalam Bahasa Inggris

Oleh karena bahasa pengantar program ini adalah Bahasa Inggris, para mahasiswa akan mendapatkan keuntungan jika mereka telah menguasai bahasa Inggris. Di ruang kelas, mereka juga diharapkan mampu mengembangkan kemampuan membaca dan merangkum segala argumentasi yang timbul dalam diskusi perkuliahan tersebut.

 

Manajemen Praktik

Setiap kelompok diberikan sebuah tugas untuk mengorganisir sebuah pertunjukan untuk menguji kemampuan mereka dalam manajemen. Mengorganisir pertemuan publik, baik itu sebuah seminar maupun sebuah konferensi, sangat membutuhkan penerapan keseluruhan keahlian manajemen. Dalam pertunjukan itu sendiri, para mahasiswa akan berperan di atas panggung sekaligus di balik panggung sebagai pihak penyelenggara. Sebagai aktor di atas panggung, mereka bertanggung jawab dalam penulisan naskah, penjadwalan latihan, dekorasi panggung, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan pertunjukan di atas panggung. Sebagai penyelenggara, mereka melaksanakan segala fungsi-sungsi manajerial, termasuk publikasi, penyusunan anggaran, logistik, penyusunan panitia, dan lain-lain.

Mata kuliah yang terdiri dari 2 SKS pada semester 3 ditutup dengan sebuah pertunjukan publik yang disebut Opera and Drama Inspired by SBM for Charity (ODDISEY).

Di tahun kedua, sisi teknis manajemen mulai dibahas secara mendalam berikut dengan penerapan dan keahlian manajemen. Mahasiswa mendapatkan mata kuliah seperti keuangan, pemasaran, hukum, kepemimpinan dan topik lainnya. Mereka diharapkan mampu mengintegrasikan topik ini dengan apa yang sudah dipelajari pada tahun pertama.

Lebih jauh lagi, para mahasiswa berpartisipasi dalam sebuah pengalaman menjalankan sebuah bisnis yang rampung dalam dua tahap, mulai dari penyusunan konsep hingga penerapannya. Dalam perkuliahan berdurasi dua semester ini, disebut Integrative Business Experience (IBE), para mahasiswa harus merancang sebuah bisnis yang utuh. Mereka akan mengajukan pinjaman modal dari sebuah bank, mencari penyelia yang terpercaya, dan tentunya menjaring pelanggan setia. Keuntungan yang mereka hasilkan akan dimanfaatkan untuk mensponsori sebuah kegiatan sosial sesuai pilihan mereka.

Dalam menjalankan kegiatan bisnis mereka, para mahasiswa akan menghadapi berbagai macam tantangan. Namun, hal ini yang nantinya akan membentuk mereka untuk lebih siap dalam menghadapi tantangan bisnis yang sebenarnya untuk menggapai sebuah kesuksesan yang diidamkan.

 

Integrative Business Experience I

Para mahasiswa tidak hanya menjalani sebuah simulasi bisnis, melainkan mengalami langsung: bagaimana rasanya memulai sebuah bisnis! Pertama, mereka harus memutuskan apa jenis bisnis yang akan mereka jalankan. Kemudian, segala informasi terkait dengan bisnis ini harus dikumpulkan.
Lantas, mahasiswa mengajukan proposal pinjaman kepada sebuah bank yang akan menganalisis proposal tersebut sebelum memutuskan untuk meminjamkan dana atau tidak. Pihak bank hanya akan memberikan pinjaman bila proposal yang diajukan sekiranya mungkin untuk dilaksanakan.

 

Integrative Business Experience II

Setelah modal diperoleh, mereka pun mulai menjalankan bisnis sesungguhnya. Integrasi antara pengetahuan mereka dalam manajemen operasional, sumber daya manusia, pemasaran, analisis keuangan, hukum bisnis, dan etika perusahaan menjadi sangat penting dalam menjalankan bisnis dengan baik. Bila bisnis ini menghasilkan laba, maka laba itu akan disumbangkan kepada sebuah organisasi sosial. Bila bisnis ini gagal, mereka harus memikirkan sebuah strategi untuk membayarkan pinjaman kepada bank yang bersangkutan.

Pada tahun ketiga, para mahasiswa mulai mengambil kelas dalam bisnis bidang sistem informasi, bisnis dan perdagangan internasional, serta pengambilan keputusan dan negosiasi, yang akan mendukung penerapan ilmu-ilmu yang sudah diberikan pada semester sebelumnya. Mereka juga sudah harus memilih konsentrasi perkuliahan sesuai dengan minat dan rencana mereka di masa yang akan datang. Selain itu, mereka harus mengambil mata kuliah tambahan untuk memenuhi tuntutan SKS yang ditetapkan oleh bidang konsentrasi yang mereka pilih.

Pada tahun terakhir ini, para mahasiswa memiliki kebebasan untuk menentukan metoda pembelajaran yang sesuai dengan mereka. Dalam meyelesaikan tugas dan melakukan presentasi pada mata kuliah pilihan, mereka bisa memilih untuk bekerja dalam sebuah kelompok atau secara individu.

 

Evaluasi dan Analisis

Sepanjang tahun ketiga ini, pengalaman nyata dalam berbisnis yang sudah mereka jalani di semester sebelumnya akan dievaluasi kembali untuk menemukan langkah-langkah positif untuk meningkatkan hasilnya. Setiap langkah dalam proses pengembangan akan diteliti untuk menemukan suatu kesalahan dalam pengambilan keputusan yang sekiranya bisa diatasi dengan penerapan metoda lain yang lebih baik. Analisis secara mendetail seperti itu akan sangat berguna ketika mereka terjun langsung dalam dunia kerja dan mengaplikasikan semua ilmu yang telah mereka pelajari di SBM ITB sesuai dengan peran mereka masing-masing.

 

Mata Kuliah Pilihan

Mata kuliah pilihan yang ditawarkan sangat beragam yang berfokus pada suatu bidang dalam bisnis dan manajemen, seperti misalnya keuangan, sumber daya manusia, operasional, pemasaran, pengambilan keputusan, dan kewirausahaan. Para mahasiswa memilih mata kuliah yang sesuai dengan minat mereka masing-masing untuk menambah ilmu dan keahlian yang didapat dari mata kuliah lainnya.

Banyak Kesempatan!

Program S1 kami menyediakan berbagai kesempatan bagi para mahasiswa untuk menerapkan konsep dan teori yang telah mereka pelajari di kelas:

Dosen tamu

Ini merupakan program rutin dengan mengundang pembicara-pembicara dari berbagai bidang untuk membahas masalah-masalah yang sedang hangat dibicarakan dari perpektif bisnis dan manajemen. Perkuliahan ini biasanya diadakan di Auditorium SBM-ITB agar bisa dihadiri oleh setiap mahasiswa.

Ekskursi

Pada tahun pertama, para mahasiswa akan mendapatkan sebuah pengalaman berharga dengan mempelajari kehidupan orang lain. Ini merupakan kegiatan yang membuka mata mereka yang akan mengembangkan keinginan berbagi dengan mereka yang kurang beruntung.

Layanan Sosial

Apa yang akan dilakukan dengan keuntungan dari IBE? Yang jelas, bukan untuk para mahasiswa sendiri. Mereka sebaiknya tidak hanya belajar bagaimana mendapatkan laba, tapi juga mampu untuk membaginya dengan mereka yang membutuhkan. Apa yang terjadi jika mereka mengalami kerugian? Mereka harus tetap mencari jalan untuk membantu mereka yang kurang beruntung. Layanan sosial ini dilakukan pada semester 6 (enam) di desa-desa di Bandung.

Unduh tabel Struktur Program