Tim MBA ITB Juara II Indonesia Investment Research Challenge (IIRC) 2012

Satu lagi prestasi yang ditorehkan oleh mahasiswa MBA ITB dalam bidang Finance, Stephen Hendra Gunawan (MBA 44X), Ferdinand Throedu (MBA 46B), Melinda Natalia (MBA 44A), Debby Sugithio (MBA 46B) berhasil menjadi Juara II pada Kompetisi Indonesia Investment Research Challenge 2012, pada tanggal 12 Desember 2012 di Bursa Efek Indonesia Jakarta.

Mereka hanya kalah 1 (satu) Point dari tim UI yang menjadi Juara I, dan Tim MBA ITB mendapat Pujian dari Tim Juri.Motivasi dan tujuan mereka mengikuti kompetisi IIRC 2012 ini ingin belajar sesuatu yang baru dan mengetahui lebih dalam tentang pasar modal dan valuasi saham serta mengamalkan ilmu finance yang telah dipelajari terutama capital market.Persiapan yang dilakukan untuk mengikuti kompetisi ini selain menjaga kesehatan dari masing masing perserta, membaca literatur sepuratan finance misalnya Gitmann (dasar dasar finance) dan juga Bodie Keane (investments) juga mereka mereview laporan dan presentasi pemenang-pemenang tahun-tahun sebelumnya, kemudian kita menganalisa kelebihan dan kekurangan masing-masing laporan.Satu lagi prestasi yang ditorehkan oleh mahasiswa MBA ITB dalam bidang Finance, Stephen Hendra Gunawan (MBA 44X), Ferdinand Throedu (MBA 46B), Melinda Natalia (MBA 44A), Debby Sugithio (MBA 46B) berhasil menjadi Juara II pada Kompetisi Indonesia Investment Research Challenge 2012, pada tanggal 12 Desember 2012 di Bursa Efek Indonesia Jakarta.

Mereka hanya kalah 1 (satu) Point dari tim UI yang menjadi Juara I, dan Tim MBA ITB mendapat Pujian dari Tim Juri.Motivasi dan tujuan mereka mengikuti kompetisi IIRC 2012 ini ingin belajar sesuatu yang baru dan mengetahui lebih dalam tentang pasar modal dan valuasi saham serta mengamalkan ilmu finance yang telah dipelajari terutama capital market.Persiapan yang dilakukan untuk mengikuti kompetisi ini selain menjaga kesehatan dari masing masing perserta, membaca literatur sepuratan finance misalnya Gitmann (dasar dasar finance) dan juga Bodie Keane (investments) juga mereka mereview laporan dan presentasi pemenang-pemenang tahun-tahun sebelumnya, kemudian kita menganalisa kelebihan dan kekurangan masing-masing laporan.Selain itu ada mentoring dengan dosen pembimbing dan mentor dari CFA Jakarta.Bagi rekan rekan yang lain jika ingin mengikuti kompetisi ini di tahun berikutnya disarankan untuk menentukan Story and Key Drivers, harus ada tema dan cerita, fokus pada key drivers, Selalu konsisten dari awal sampai akhir. Kenali business model (value proposition, key partnership,dll) juga key risk (ada kemungkinan beberapa risiko untuk stock investment ada yg belum diajarkan di kelas risk, jadi harus banyak baca), salah satu penilaian dewan juri pada saat presentasi dan juga report tertulis adalah pemilihan bahasa, tenses juga sangat diperhatikan, Selanjutnya tempatkan juga pikiran kita dalam posisi investor, bukan hanya di posisi akademisi dan teori.

Selalu ingat, walaupun bobotnya 50-50 dengan presentasi, tetapi report tetap harus excellent. Karena salah satu pertimbangan dewan juri saat nilai beda tipis adalah kualitas report, sedangkan kualitas presentasi masih bisa diperbaiki, dan tetap menjaga kekompakan di dalam tim.

Terimakasih untuk semua pihak yang telah mendukung, teman teman penyemangat, dosen pembimbing, tim pendamping dari SBM ITB dan yang lainnya yg tidak bisa disebutkan satu persatu. Semoga pengalaman ini terus menjadi motivasi untuk kita semua, selamat berkarya.Selain itu ada mentoring dengan dosen pembimbing dan mentor dari CFA Jakarta.Bagi rekan rekan yang lain jika ingin mengikuti kompetisi ini di tahun berikutnya disarankan untuk menentukan Story and Key Drivers, harus ada tema dan cerita, fokus pada key drivers, Selalu konsisten dari awal sampai akhir. Kenali business model (value proposition, key partnership,dll) juga key risk (ada kemungkinan beberapa risiko untuk stock investment ada yg belum diajarkan di kelas risk, jadi harus banyak baca), salah satu penilaian dewan juri pada saat presentasi dan juga report tertulis adalah pemilihan bahasa, tenses juga sangat diperhatikan, Selanjutnya tempatkan juga pikiran kita dalam posisi investor, bukan hanya di posisi akademisi dan teori.

Selalu ingat, walaupun bobotnya 50-50 dengan presentasi, tetapi report tetap harus excellent. Karena salah satu pertimbangan dewan juri saat nilai beda tipis adalah kualitas report, sedangkan kualitas presentasi masih bisa diperbaiki, dan tetap menjaga kekompakan di dalam tim.

Terimakasih untuk semua pihak yang telah mendukung, teman teman penyemangat, dosen pembimbing, tim pendamping dari SBM ITB dan yang lainnya yg tidak bisa disebutkan satu persatu. Semoga pengalaman ini terus menjadi motivasi untuk kita semua, selamat berkarya.