Berita

Tim Riset SBM ITB dan IEEF terpilih untuk Hibah RECLICKS tentang pembiayaan iklim dan transisi energi.

4 Mei 2026

Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), melalui inisiatif RECLICKS by PYC bekerja sama dengan Proyek FINCAPES, Universitas Waterloo, berhasil menyelenggarakan program pemberian hibah penelitian yang sangat kompetitif dan bergengsi yang bertujuan untuk mengidentifikasi, memilih, dan mendukung inisiatif penelitian berdampak tinggi di bidang keuangan iklim dan transisi energi.

Program ini menyatukan beragam peneliti, pembuat kebijakan, akademisi, dan praktisi, menciptakan lingkungan seleksi yang ketat dan berbasis prestasi yang menekankan kedalaman analisis, relevansi kebijakan, dan kelayakan implementasi.

Dirancang sebagai platform selektif, program ini menampilkan proses evaluasi multi-tahap, termasuk penyaringan proposal, penilaian yang dipimpin oleh para ahli, dan sesi presentasi proposal yang intensif. Tim peserta diharuskan untuk menunjukkan tidak hanya fondasi akademis yang kuat, tetapi juga kemampuan untuk menerjemahkan penelitian menjadi wawasan kebijakan yang dapat ditindaklanjuti dan selaras dengan prioritas transisi energi Indonesia. Proses kompetitif ini memposisikan program tersebut sebagai gerbang strategis untuk memajukan penelitian berorientasi kebijakan, membedakannya sebagai inisiatif yang kredibel dan berstandar tinggi dalam ekosistem penelitian dan kebijakan Indonesia.

Proses pemberian hibah dilakukan sebagai bagian dari Lokakarya CLICKS yang berjudul “Memperkuat Implementasi Penelitian untuk Pembiayaan Iklim dan Transisi Energi,” Lokakarya ini diadakan selama dua hari. Lokakarya ini berfungsi sebagai platform fasilitatif dan pendukung, memungkinkan keterlibatan antara peserta dan para ahli, serta menyediakan lingkungan terstruktur untuk penyempurnaan proposal dan pertukaran pengetahuan. Meskipun tujuan utamanya tetap pada identifikasi dan seleksi proposal penelitian yang luar biasa, format lokakarya memungkinkan proses evaluasi yang lebih dinamis dan interaktif.

Salah satu proyek penelitian unggulan yang terpilih melalui platform kompetitif ini berjudul... “Menilai Fleksibilitas Strategis dalam Integrasi Pasar Listrik ASEAN: Bukti Opsi Riil dari Interkoneksi Indonesia–Singapura.” Penelitian ini dipimpin oleh Ir. Dzikri Firmansyah Hakam, ST, Pg.Dip., M.Sc., Ph.D., CFP® (Dosen, SBM ITB) dan dikembangkan bekerja sama dengan Atika Irawan, MS, Ph.D (Cand) (Dosen, SBM ITB) dan Nitha Pricillia, SE, MM, Ph.D (Cand) (Dosen, Universitas BINUS).

Penelitian ini didukung lebih lanjut oleh para peneliti dari Institut Energi, Ekonomi dan Keuangan (IEEF), yaitu Khairil Ihsan Bintang, M.Pd.; Ihda Farhatun Nisak, MM; dan Anisya Nurfitri Kustyani, MSM, serta Wahyu Parbowo, ST, MBA (Cand) (Mahasiswa, SBM ITB). Proyek ini diakui karena kerangka analitisnya yang kuat, khususnya dalam menerapkan valuasi opsi riil untuk menilai fleksibilitas strategis dalam integrasi pasar listrik lintas batas, serta relevansinya yang jelas terhadap pengembangan kebijakan energi regional.

Sebagai komponen pelengkap, program ini menggabungkan serangkaian sesi peningkatan kapasitas yang ditargetkan, yang berfokus pada peningkatan kemampuan peserta untuk mengkomunikasikan temuan penelitian kepada para pembuat kebijakan, mengembangkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti dan relevan dengan kebijakan, serta mengintegrasikan Inklusivitas Gender dan Sosial Ekonomi (GESEI) ke dalam desain penelitian. Sesi-sesi ini sengaja diposisikan sebagai elemen pendukung untuk memastikan bahwa proyek penelitian yang diberikan tidak hanya ketat secara akademis tetapi juga siap diimplementasikan dan mampu menghasilkan dampak kebijakan yang nyata.

Melalui inisiatif ini, RECLICKS by PYC memperkuat perannya sebagai penggerak strategis penelitian berkualitas tinggi yang didorong oleh kebijakan, memperkuat keterkaitan antara penelitian, pendanaan, dan implementasi. Program ini menggarisbawahi pentingnya membangun ekosistem penelitian yang kuat di mana seleksi kompetitif, validasi ahli, dan mekanisme dukungan yang tepat sasaran bertemu untuk mempercepat pembuatan kebijakan berbasis bukti, mengoptimalkan strategi pembiayaan iklim, dan memajukan transisi energi berkelanjutan Indonesia.

Ditulis oleh Tim IEEF

Events