Bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Andalas (FEB UNAND), Kelompok Riset Kewirausahaan dan Manajemen Teknologi (ETM) dari Sekolah Bisnis dan Manajemen, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB), menyelenggarakan pelatihan bisnis digital untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Agam, Sumatera Barat. Tiga puluh pemilik usaha dari berbagai sektor berpartisipasi dalam pelatihan dan klinik mentoring yang diadakan di Kantor Kecamatan Tanjung Raya pada hari Sabtu (1 Agustus).
Prof. Wawan Dhewanto dari SBM ITB menekankan pentingnya digitalisasi bisnis. Beliau menjelaskan bagaimana platform besar seperti Tokopedia dan Shopee dapat membantu produk lokal menjangkau basis pelanggan yang lebih luas di seluruh Indonesia.
“Digitalisasi bukan hanya tren, tetapi kebutuhan bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang. Melalui platform online, batasan geografis bukan lagi penghalang,” kata Prof. Wawan.
Di luar teori, peserta didorong untuk memetakan praktik penjualan mereka saat ini dan mengidentifikasi produk potensial untuk pemasaran online. Mereka juga didorong untuk berlatih membuka toko di aplikasi Shopee. Dengan menggunakan panduan visual dari Canva, peserta dibimbing langkah demi langkah, mulai dari pendaftaran akun hingga teknik pengunggahan produk agar terlihat menarik secara visual bagi calon pembeli.
Yang menarik, para peserta menerima bimbingan langsung satu lawan satu dari tim ahli SBM ITB, yang terdiri dari puluhan dosen dan spesialis. Para fasilitator ini secara langsung membantu peserta dalam mengoperasikan aplikasi di ponsel mereka.
Program ini memberikan hasil langsung dalam meningkatkan kepercayaan diri UMKM. Banyak peserta, yang sebelumnya tidak familiar dengan ekosistem digital, kini mahir mengelola toko online mereka.
Masyarakat setempat juga menerima tanggapan positif. Mereka berharap jenis pendampingan ini dapat berlanjut. Sebagai tanggapan, SBM ITB menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan komunitas mitra guna menciptakan UMKM yang lebih adaptif, mandiri, dan berdaya saing global.
