Anggota fakultas
Harimukti Wandebori
Strategi Bisnis dan Pemasaran (BSM)
Keahlian
Strategi Bisnis, Hukum, dan Keuangan Perusahaan
2022
B.Eng bidang Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung, 1995. Sarjana Hukum, Sekolah Tinggi Hukum Bandung
2001
Magister Administrasi Bisnis. Sekolah Manajemen Maastricht, Belanda
2016
Doktor dalam Aliansi Strategis dan Manajemen, Universitas Twente, Belanda

Profil

Harimukti Wandebori adalah dosen tetap di Sekolah Bisnis dan Manajemen, Institut Teknologi Bandung (SBM-ITB). Beliau meraih gelar sarjana Teknik Elektro ITB dan gelar sarjana Hukum dari STHB Bandung. Gelar Magister Bisnis dan Administrasi diperoleh dari Maastricht School of Management, Belanda, sedangkan gelar Doktor diperoleh dari University of Twente, Belanda. Beliau memiliki kombinasi pengalaman praktis dan akademis. Beliau menghabiskan 11 tahun di perusahaan asing dan lokal sebagai Insinyur Listrik di KEMA NV, Belanda dan Indonesia (1995-1997), dan sebagai Perencana Strategis di PT. Krakatau Steel, sebuah Badan Usaha Milik Negara Indonesia. Beliau juga pernah menangani dan menyelesaikan kasus hukum di Bandung. Saat ini beliau sedang menempuh pendidikan Akuntan Tersertifikasi dan Akuntan Publik Tersertifikasi dalam upaya untuk mengasah kompetensinya.

Hibah, Proyek & Prestasi

  • Beasiswa Doktor dari Dikti
  • Hibah Penelitian dari ITB
  • Hibah Penelitian dari PT. Telkom
  • CPNS Terbaik dari Disbangtendik Dikti 2012

Publikasi

  • Implikasi Intensitas Penggunaan Baja terhadap Pembangunan Ekonomi dan Keberlanjutan, 2023
  • Faktor-Faktor Keberhasilan Kritis dan Kerangka Transformasi Agile dalam Operasi Perusahaan Minyak dan Gas, Grey Journal, 2024.
  • Memahami Transformasi Agile dengan Heuristik Sistem Kritis dalam Metodologi Sistem Lunak: Studi Kasus dalam Operasi Perusahaan Minyak dan Gas, Penelitian Sistem dan Ilmu Perilaku, 2025.

Keterlibatan Industri & Kebijakan

  • Pengalaman konsultasi (PT. PLN, PT. Telkom, PT. MRT, PT. Bakti Kominfo). Makalah kebijakan (menulis atau berkontribusi pada rekomendasi kebijakan untuk Industri Baja Indonesia).