UMKM adalah salah satu sektor yang paling terdampak Covid-19. Dengan adanya batasan untuk beraktifitas secara langsung mengakibatkan pelaku UMKM kesulitan dalam menjual produk mereka dan menyebabkan penurunan pendapatan. Oleh karena itu, UMKM perlu memanfaatkan teknologi digital untuk menjual produk mereka.


Menurut Manahan, digital marketing memiliki beberapa keunggulan seperti sebagai adaptasi saat Covid-19, hemat biaya, meningkatkan kredibilitas, tetap terdepan dari pesaing, dan meningkatkan keterlibatan dari konsumen. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM dalam melakukan digital marketing.
Hal pertama adalah dengan mengadakan webinar. Manahan mengungkapkan bahwa dengan mengadakan webinar dapat sebagai wadah untuk menarik pelanggan baru. “Webinar membantu bisnis terhubung dengan audiens yang besar yang tersebar secara geografis. Selain itu, dengan adanya webinar, juga dapat memberikan informasi tentang produk baru, mendiskusikan tren pasar dan sekaligus sebagai wadah untuk menawarkan produk kepada konsumen,” ucap dia.
Selanjutnya, para pelaku UMKM juga bisa membuat blog atau website bisnis untuk memberikan nilai lebih pada merek dengan menawarkan informasi yang relevan terkait produk. Selain itu, menurut Manahan, blog atau website juga dapat digunakan dalam pengoptimalan mesin pencari, membangun brand, dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
Strategi yang ketiga untuk digital marketing bagi UMKM adalah dengan memanfaatkan email marketing yang bertujuan untuk meningkatkan visibilitas bisnis, meningkatkan retensi pelanggan, dan mempromosikan produk secara personal. Terakhir, Manahan menjelaskan tentang Google my business dan whatsapp bisnis sebagai upaya digital marketing. Dengan Whatsapp bisnis, komunikasi dengan pelanggan menjadi lebih mudah.
